DUTA TEKNOLOGI 2023
PROVINSI JAWA TENGAH
Saya yakin, Sobat Genius semua, lebih hebat dari saya. Mari kuatkan tekat, semangat, jangan takut untuk melangkah. Keterbatasan jangan dijadikan halanagan untuk dapat berkarya, berbagi, dan menginspirasi.
Bu Desi Guru Edukatif, Nalar kritis, Inspiratif, Unik, dan Santun
Bu Desi Guru Edukatif, Nalar kritis, Inspiratif, Unik, dan Santun
Dalam Rangka Memperingati Hari Guru 2022
Bergerak, Tergerak, Menggerakkan
Pembuatan Poster Anti Bullying
Multimedia Pembelajaran Interaktif, Buat Siswa Jadi Aktif
Menuju Sekolah Aman Melalui Sinergi dan Kolaboorasi
Banjarnegara, terkenal dawet ayunya
Kata orang sini, rasanya seger anyes legi
Halo semua, perkenalkan ini saya.
Desi Putrianasari, Sahabat Teknologi.
Minuman Dawet Ayu memiliki citarasa yang khas dan membuat candu siapa saja yang meminumnya. Nah untuk itu, melalui serangkaian program PembaTIK ini, saya mengajak ibu dan bapak guru untuk sama-sama BELI DAWET, BELAJAR DAN LATIHAN DAPAT WAWASAN DAN PENGETAHUAN.
Mengapa demikian? Teknologi informasi dan komunikasi berkembang sangat pesat. Semua ranah dapat dijangkau dengan adanya teknologi. Tidak terkecuali, Pembelajaran. Hal inilah yang menjadi tantangan bagi kami selaku pendidik untuk dapat merancang pembelajaran berbasis TIK, yang tentunya untuk mewujudkan Merdeka belajar.
Setiap peserta didik merupakan pribadi yang unik, karena memiliki kebutuhan belajarnya masing-masing. Sebagai seorang guru, tentunya kita dapat merancang pembelajaran sesuai dengan profil, minat, kesiapan, dan lingkungan belajar mereka. Kemudian untuk media pembelajaran, kita dapat memanfaatkan beragam platform digital.
Sebagai praktik baik inovasi pembelajaran, saya memanfaatkan akun belajar.id untuk mengakses canva for education dalam merancang Multimedia Pembelajaran Interaktif, dan platform Merdeka mengajar atau PMM sebagai referensi lainnya. Inovasi pembelajaran ini, saya beri nama MURID AKTIF KARENA PEBI SI CANTIK. Saya merancang pembelajaran berdiferensiasi berbasis kecanggihan TIK berdasarkan profil belajar peserta didik.
Sebagai pemenuhan kebutuhan belajarnya, saya menyediakan beragam konten, diantaranya MPI, komik audio, edugame melalui PMM, dan kegiatan menarik lainnya. Melalui kegiatan ini, saya yakin bahwa kebutuhan belajar mereka dapat terpenuhi dengan baik, juga membuat mereka lebih aktif, mandiri, serta cakap dalam memanfaatkan teknologi.
Kegiatan berikutnya, saya melaksanakan berbagi praktik baik inovasi pembelajaran berbasis TIK berpusat pada murid yang bersifat kolaboratif dengan pemanfaatan Platform Teknologi secara daring (tatap maya) maupun luring (tatap muka). Kegiatan ini bertajuk Roving Edukasi. Saya berkeliling di 5 komunitas belajar secara tatap muka dan melaksanakan 2 kegiatan webinar.
Sebelumnya, saya melakukan koordinasi dan permohonan dukungan kepada pejabat dan pihak-pihak terkait, seperti kepala sekolah, korwilcam, kepala bidang PTK, dan kepala dinas Pendidikan, kepemudaan, dan olahraga.
Kegiatan berbagi, saya awali di satuan Pendidikan tempat saya mengajar, SD Negeri 3 Plumbungan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara. Dalam pelaksanaannya, saya melibatkan kepala sekolah dan 6 orang guru. Materi berbagi kali ini adalah, pemanfaatan canva for education sebagai media pembuatan MPI. Bapak dan ibu guru terlibat aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Hasil dari kegiatan ini adalah MPI yang kemudian akan digunakan sebagai media pembelajaran di kelasnya.
Lanjut kegiatan berbagi berikutnya, saya membawa Pebi Si Cantik mengudara bersama 104.4 FM radio suara banjarnegara. Harapan saya, melalui penyebarluasan praktik baik inovasi pembelajaran ini, banyak rekan guru yang kemudian tergerak menerapkan inovasi pembelajaran ini di kelasnya masing-masing.
Kegiatan berbagi selanjutnya, saya laksanakan di KKG kelas 3 dan 6 kecamatan Pagentan. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Mungkono selaku Pengawas dan Bapak Mahadi selaku ketua K3S kecamatan pagentan. Saya berkesempatan untuk belajar bersama 40 orang guru, untuk berbagi inovasi yang bertajuk “Pembelajaran DISTARO SI CANTIK, Siswa Pasti Tertarik!". Saya berbagi mengenai pembelajaran distaro si cantik atau pembelajaran berdiferensiasi melalui station rotation berbasis kecanggihan TIK. Hasil dari kegiatan ini berupa konten audio dan edugame yang kemudian akan diupload melalui bukti karya PMM oleh peserta. Dengan tema dan pengemasan kegiatan yang sama, saya kemudian melakukan roving edukasi yang keempat. Bertempat di SD Negeri 1 Ampelsari Banjarnegara dan dihadiri oleh 16 orang guru.
Roving edukasi kelima, saya laksanakan di kecamatan sigaluh. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Mulyono selaku Penilik di Kecamatan Sigaluh. Saya mengajak 60 rekan guru di untuk lebih giat lagi memanfaatkan Platform Digital pembelajaran, utamanya dalam pemanfaatan akun belajar.id untuk mengakses canva for edu dan PMM. Hasil dari kegiatan ini berupa konten MPI yang dapat digunakan untuk media pembelajaran, kemudian akan diupload melalui bukti karya PMM.
Selain melakukan kegiatan secara luring (tatap muka), saya berbagi praktik baik melalui kegiatan webinar yang dilaksanakan melalui komunitas PMM. Pertama, bersama komunitas kognitif. Saya dari Jawa Tengah bersama 7 rekan lainnya dari provinsi Jawa Timur, DIY, Bali, Sumatra Selatan, Riau, dan Kalimantan Barat melakukan kegiatan berbagi dengan tema cerita inspiratif sahabat teknologi. Kegiatan ini diikuti lebih dari 350 peserta, yang diawali dengan open speech oleh Duta Teknologi dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Webinar yang kedua, saya laksanakan secara kolaboratif bersama 2 orang sahabat teknologi, dalam satu provinsi. Dibuka oleh Bapak Hilmy dari BLPT pusdatin & Pak Ardhi Duta Teknologi Provinsi Jawa Tengah, acara ini berhasil diikuti oleh 200 lebih peserta. Berbagi dan berkolaborasi melalui Komunitas Sahabat PembaTIK Jawa Tengah, kami memaparkan inovasi pmbelajaran berbasis TIK yang telah kami kembangkan, berikut pemanfaatan PMM bagi guru.
Demikian vlog perjalanan saya selama mengikuti program pembatik level 4 tahun 2023. Semoga apa yang telah saya lakukan, dapat memberikan inspirasi bagi ibu bapak guru semua. “Mari Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar”
VLOG PEMBATIK LEVEL 4
BU DESI GENIUS - Kamis, 19 Oktober 2023, tepatnya pukul 19.30 - 21.00 WIB, melalui Komunitas Belajar PMM, telah terlaksana kegiatan desiminasi praktik baik inovasi pembelajaran yang bertajuk SATE S'RABI (SAHABAT TEKNOLOGI SALING KOLABORASI, DAN BERBAGI INOVASI). Kami 3 orang Sahabat Teknologi dari provinsi Jawa Tengah, berbagi dan berkolaborasi untuk memberikan cerita inspiratif mengenai praktik baik inovasi pembelajaran yang pernah kami implementasikan di kelas. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 215 peserta yang menyaksikan melalui Google Meet dan sebanyak 112 peserta yang mengisi daftar hadir. KLIK DI SINI
Melalui Komunitas Sahabat PembaTIK Jawa Tengah, kami difasilitasi untuk melaksanakan kegiatan webinar ini. Kami merasa beruntung karena pelaksanaan webinar ini dibuka oleh Bapak Hilmy Iqbal Farihin dari BLPT Pusdatin, serta Bapak Ardhi Nurwujaya yang merupakan Duta Teknologi Kemdikbudristek 2022. Sebagai keynote speaker, beliau berdua memberikan apresiasi bagi kami para Narasumber yang akan menyampaikan praktik baiknya. Kemudian, menyapa dan memberikan motivasi juga kepada para peserta untuk dapat menyimak seluruh cerita praktik baik dari para Sahabat Teknologi, dengan harapan dapat terinspirasi dari praktik baiknya. Pak Ardhi menyampaikan, "Seperti makanan SATE S'RABI yang menggugah rasa lapar, harapannya melalui Webinar SATE S'RABI ini juga dapat menggugah rasa lapar bapak ibu terhadap inovasi-inovasi pendidikan untuk merubah sekolah menjadi lebih baik lagi."
Berikut merupakan profil singkat 3 Narasumber.
1. Desi Putrianasari, SDN 3 Plumbungan, Banjarnegara
2. Siti Hanifa Ari Utami, SDN Kupang 03, Kab, Semarang
3. Lela Iman Ningrum, SDN 01 Botekan, Pemalang.
Sebagai pembawa acara, Ibu Lela Iman Ningrum mempersilahkan saya, sebagai pemapar materi pertama, dengan Ibu Siti Hanifa sebagai moderatornya. Kami bertiga, secara bergantian berkesempatan untuk menjadi moderator secara bergantian.
Masing-masing dari kami membawakan presentasi yang dikemas menarik selama 15 menit. Saya, membagikan cerita inovasi pembelajaran dengan judul, "Murid Aktif, karena PEBI SI CANTIK!". PEBI SI CANTIK merupakan akronim dari Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Kecanggihan TIK. Penjelasan mengenai inovasi pembelajaran ini, sudah saya uraikan pada postingan sebelumya. KLIK DI SINI
Dikarenakan waktu yang singkat, pemaparan saya sajikan dengan metode STAR agar mudah dipahami oleh peserta. SITUASI saya paparkan bahwa dalam pembelajaran yang terlaksana selama ini masih berpusat pada guru, metode maupun media pembelajaran masih monoton dan menyeragamkan konten bagi semua siswa tanpa melihat kebutuhan belajarnya. Sebagai TANTANGAN yang dihadapi, saya memaparkan bahwa dalam mengemas pembelajaran berbasis TIK, minim fasilitas yang dimiliki sekolah dapat menjadi penghambat. Kemudian kurangnya keterampilan guru dalam memanfaatkan TIK juga menjadi sebuah tantangan yang harus segera dicari solusinya.
Sebagai AKSI dari situasi dan tantangan yang dihadapi, maka saya memaparkan terkait inovasi pembelajaran yang dapat menyelesaikan masalah. Inovasi PEBI SI CANTIK saya jelaskan terkait langkah-langkahnya secara umum, serta media pembelajaran yang digunakan, di mana salah satunya adalah MPI yang saya kembangkan pada penugasan PembaTIK level 3. Terkait REFLEKSI, saya memaparkan hal-hal yang menjadi hasil dan kesimpulan dari aksi yang telah dilaksanakan.
Setelah sesi pemaparan selesai, saya bertugas menjadi moderator untuk Ibu Siti Hanifa dan Ibu Lela. Sebagai evaluasi kegiatan, kami mengadakan kuis menggunakan aplikasi Kahoot yang dipandu oleh Ibu Lela. Pada akhir kegiatan, kami membuka sesi tanya jawab kepada peserta yang hadir. Dua orang penanya, ditunjukkan kepada Ibu Lela dan saya, penanya pertama menanyakan terkait tutorial pengembangan MPI. Kemudian penanya kedua, menanyakan terkait pembelajaran berdiferensiasi yang selama ini ada miskonsepsi. Terkait pertanyaan kedua, maka saya menyampaikan agar bapak ibu guru jangan berpikiran terlalu jauh terhadap praktik pembelajaran berdiferensiasi agar tidak menjadi beban. Pembelajaran berdiferensiasi bisa dilaksanakan secara bertahap, melalui penyajian konten, proses, atau produk yang beragam dalam beberapa kali pertemuan, asalkan itu mengedepankan kebutuhan siswa, maka bisa dikatakan, kita sudah mendiferensiasikan pembelajaran.
Kegiatan ditutup dengan closing statement dari Ibu Lela yang mengajak para peserta untuk selalu belajar mengikuti perkembangan zaman melalui aksi nyata dan konsistensi demi kemajuan Indonesia yang lebih baik.
Berikut merupakan dokumentasi rekaman Webinar Komunitas Belajar Sahabat PembaTIK Jateng yang bertajuk SATE S'RABI (SAHABAT TEKNOLOGI SALING KOLABORASI, DAN BERBAGI INOVASI).
BU DESI GENIUS - Rabu, 18 Oktober 2023, tepatnya
pukul 19.00 - 21.30 WIB, melalui Komunitas Belajar PMM, telah terlaksana
kegiatan desiminasi praktik baik inovasi pembelajaran yang bertajuk CERITA
INSPIRATIF SAHABAT TEKNOLOGI LINTAS PROVINSI. Kami 8 orang Sahabat Teknologi
dari provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Bali, Sumatra Selatan, Riau, dan
Kalimantan Barat berbagi dan berkolaborasi untuk memberikan cerita inspiratif
mengenai praktik baik inovasi pembelajaran yang pernah kami implementasikan di
kelas. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 366 peserta yang menyaksikan, baik melalui
Google Meet maupun YouTube, dan sebanyak 112 peserta yang mengisi daftar hadir.
KLIK DI SINI
Melalui KOGNITIF (Komunitas Guru Inspiratif &
Inovatif), kami difasilitasi untuk melaksanakan kegiatan berbagi lintas
provinsi ini. Kami mendatangkan dua Duta Teknologi, yaitu Ibu Kiki Niken
Saputri (Dutek Jatim) dan Ibu Asih Prihatin (Dutek Jateng) sebagai keynote
speaker. Beliau berdua memberikan motivasi dan penguatan dari kegiatan ini,
serta menyapa dan memberikan motivasi juga kepada para peserta untuk dapat menyimak
seluruh cerita praktik baik dari para Sahabat Teknologi, dengan harapan dapat
terinspirasi praktik baiknya.
Berikut merupakan
urutan pemaparan berbagi praktik baik dalam kegiatan webinar.
1.
Ibu Aisyah
Amini dari Sumatera Selatan.
2.
Bapak Anjas
Ismail Irawan dari Jawa Barat.
3.
Bapak Fajar
Ridhiyanto dari DIY.
4.
Ibu Desi
Putrianasari dari Jawa Tengah.
5.
Bapak Andika
Faris dari Jawa Timur.
6.
Bapak Dewa
Made Yuda Andika dari Bali.
7.
Ibu Christina
Indri dari DIY.
8.
Ibu Renilda
Aphua dari Kalimantan Barat.
Masing-masing dari kami membawakan presentasi yang
dikemas menarik selama 15 menit. Saya, membagikan cerita inovasi pembelajaran
dengan judul, "Murid Aktif, karena PEBI SI CANTIK!". PEBI SI CANTIK
merupakan akronim dari Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Kecanggihan TIK.
Penjelasan mengenai inovasi pembelajaran ini, sudah saya uraikan pada postingan
sebelumya. KLIK DI SINI
Dikarenakan waktu yang singkat, pemaparan saya sajikan dengan
metode STAR agar mudah dipahami oleh peserta. SITUASI saya paparkan bahwa dalam
pembelajaran yang terlaksana selama ini masih berpusat pada guru, metode maupun
media pembelajaran masih monoton dan menyeragamkan konten bagi semua siswa tanpa
melihat kebutuhan belajarnya. Sebagai TANTANGAN yang dihadapi, saya memaparkan
bahwa dalam mengemas pembelajaran berbasis TIK, minim fasilitas yang dimiliki
sekolah dapat menjadi penghambat. Kemudian kurangnya keterampilan guru dalam
memanfaatkan TIK juga menjadi sebuah tantangan yang harus segera dicari solusinya.
Sebagai AKSI dari situasi dan tantangan yang dihadapi, maka saya
memaparkan terkait inovasi pembelajaran yang dapat menyelesaikan masalah. Inovasi
PEBI SI CANTIK saya jelaskan terkait langkah-langkahnya secara umum, serta media pembelajaran yang
digunakan, di mana salah satunya adalah MPI yang saya kembangkan pada penugasan
PembaTIK level 3. Terkait REFLEKSI, saya memaparkan hal-hal yang menjadi hasil
dan kesimpulan dari aksi yang telah dilaksanakan.
Setelah sesi pemaparan selesai, saya bertugas menjadi
moderator untuk Sahabat Teknologi lainnya. Saya memoderatori kegiatan
presentasi untuk Bapak Andika Faris, Dewa Made Yuda Andika, Ibu Christina Indri,
dan Ibu Renilda Aphua. Pada akhir kegiatan, kami membuka sesi tanya jawab kepada
peserta yang hadir. Dua orang penanya, ditunjukkan kepada saya, menanyakan terkait
hal-hal yang harus dipersiapkan untuk melakukan pembelajaran berdiferensiasi
berbasis kecanggihan TIK untuk sekolah dengan minim fasilitas. Karena waktu
yang terbatas, saya hanya menjawab gambaran secara umum untuk pelaksanaan pembelajaran
berbasis TIK di sekolah kami yang minim fasilitas.
Kegiatan ditutup dengan closing statement dari saya,
berupa ajakan untuk bapak dan ibu agar dapat mengikuti perkembangan zaman,
dengan mengemas pembelajaran yang berpihak kepada murid, serta mengikuti kodrat
zamannya. Jangan takut untuk memulai, berpikirlah asset, maksimalkan apa yang
kita punyai, jauhkanlah pikiran deffisit by thinking.
Berikut merupakan dokumentasi rekaman Webinar bertajuk CERITA INSPIRATIF SAHABAT TEKNOLOGI LINTAS PROVINSI. KLIK DI SINI
Kegiatan ini terinisiasi dalam rangka berbagi praktik baik inovasi pembelajaran berbasis TIK yang telah saya laksanakan. Praktik baik pembelajaran ini, menggunakan strategi diferensiasi konten dan produk berdasarkan profil belajar siswa. Salah satu konten yang saya gunakan dalam pembelajaran ini menggunakan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI). Mengapa saya mengatakan bahwa MPI ini membuat siswa menjadi aktif dalam pembelajaran? Nah, hal inilah poin penting yang akan saya bagikan kepada bapak/ibu guru di Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara.
Berangkat dari keresahan saya terkait ekosistem pembelajaran di sekolah yang masih kurang meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran, maka sebagai guru yang telah melaksanakan inovasi pembelajaran, tidak elok rasanya jika saya hanya menyimpan praktik baik sendiri.
Pelaksanaan kegiatan berbagi di forum KKG ini, tidak terlepas dari dukungan Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam), Penilik Sekolah, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), dan pengurus KKG di Kecamatan Sigaluh. Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Mulyono, selaku Penilik Sekolah Kecamatan Sigaluh. Dalam pembukaan, beliau menyampaikan motivasi kepada para peserta agar dapat berpartisipasi aktif di kegiatan KKG maupun program-program yang diselenggarakan oleh Kemdikbudristek, seperti Pendidikan Calon Guru Penggerak, PembaTIK, dan lain sebagainya.
1. Penyampaian tujuan kegiatan berbagai
2. Penyampaian latar belakang melakukan inovasi pembelajaran
3. Pemaparan langkah-langkah pembelajaran berdiferensiasi
4. Pemaparan materi konsep dasar MPI
5. Pemaparan langkah-langkah penyusunan MPI dengan canva for education
6. Praktik penyusunan MPI
7. Pembimbingan penyusunan MPI secara kolaboratif
8. Penyusunan MPI secara mandiri
9. Penjelasan pemanfaatan PMM pada menu bukti karya, untuk mencari dan berbagi.
Kegiatan ini terinisiasi dalam rangka berbagi praktik baik inovasi pembelajaran berbasis TIK yang telah saya laksanakan. Praktik baik pembelajaran ini, menggunakan strategi diferensiasi konten berdasarkan profil belajar siswa. Saya sengaja mempersiapkan beragam konten pembelajaran, dengan tujuan untuk menarik minat mereka terhadap materi yang akan diajarkan. Selain itu, dengan konten yang beragam, harapannya akan dapat mengakomodir kebutuhan belajar mereka berdasarkan profil belajar yang berbeda satu sama lain. Mengapa Pembelajaran DISTARO SI CANTIK dapat membuat siswa tertarik? Nah, inilah yang menjadi poin penting dalam agenda berbagi, agar inovasi pembelajaran saya dapat diterapkan oleh peserta.
Berangkat dari keresahan saya terkait ekosistem pembelajaran di sekolah yang masih kurang meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran, maka sebagai guru yang telah melaksanakan inovasi pembelajaran, tidak elok rasanya jika saya hanya menyimpan praktik baik sendiri.
Pelaksanaan kegiatan berbagi ini, tidak terlepas dari dukungan Pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Ki Hajar Dewantara Kecamatan Banjarnegara. Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Slamet Sugiyanto, M.Pd. selaku Kepala SDN 1 Ampelsari sekaligus tuan rumah pelaksanaan kegiatan. Dalam pembukaan, Bapak Slamet menyampaikan motivasi kepada para peserta agar dapat berpartisipasi aktif di kegiatan KKG perdana ini. Harapannya, ke depan akan mulai aktif dilaksanakan kegiatan KKG sebagai wadah untuk saling berbagi dan mengembangkan kompetensi.
1. Penyampaian tujuan kegiatan berbagi.
2. Penyampaian latar belakang melakukan inovasi pembelajaran.
3. Pemaparan langkah-langkah pembelajaran berdiferensiasi.
4. Pemaparan langkah-langkah strategi station rotation.
5. Pemaparan langkah-langkah penyusunan konten pembelajaran menggunakan platform digital dan pencarian konten melalui PMM.
6. Praktik pembuatan konten pembelajaran berupa audio (kreasi lagu pembelajaran), dan edugame (menggunakan wordwall atau quizizz).
7. Pemanfaatan PMM sebagai sumber referensi pencarian konten video pembelajaran.
8. Pembimbingan penyusunan konten pembelajaran secara kolaboratif.
9. Pemaparan langkah-langkah upload karya di PMM melalui menu bukti karya.